ShaF’s Medical Blog

MEDIC MADE EASY

Nutrisi Untuk Mengurangi Nyeri Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 2:25 pm

Ilmu tentang nutrisi berkembang pesat sejak 100 tahun terakhir. Terutama sejak ditemukannya penyakit sariawan dan pellagra sebagai penyakit karena kekurangan vitamin C dan B. Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang erat antara nutrisi dengan progresifitas dan kesembuhan suatu penyakit. Nutrisi juga berhubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh , pencegahan penyakit kanker, jantung , arthritis dan osteoporosis. Nutrisi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sangat membantu dalam mengurangi rasa nyeri.

Berikut ini dibahas mengenai diet untuk mengurangi rasa nyeri :

1. Kurangi konsumsi lemak hewani
Dengan mengurangi intake lemak hewani maka anda mengurangi bahan baku untuk pembentukan reaksi peradangan. Lemak hewani banyak terdapat pada : lemak daging, kulit ayam, mentega, termasuk berbagai produk makanan yang menggunakan lemak hewani.

2. Banyak mengkonsumsi ikan laut dan minyak ikan

3. Makanlah buah nenas dan pepaya.
Buah nenas banyak mengandung bromelaine dan buah pepaya mengandung papain yang merupakan enzim yang memberikan efek anti peradangan.

4. Hindari minum kopi.
Sudah diketahui bahwa kopi mengandung substansi yang dapat mem blok reseptor dari endorphins yang mengakibatkan nyeri bertambah hebat.

 

Meditasi Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 2:19 pm

Meditasi dapat membuat perubahan dalam hidup anda. Saat hidup kita penuh dengan tekanan , kita dapat beralih ke meditasi sejenak untuk kembali menjernihkan pikiran dan masuk ke dalam pikiran yang damai.

Kenapa kita membutuhkan meditasi ?Dunia ini penuh dengan kecemasan, kekuatiran dan frustasi. Berbagai energi negatif berada disekitar kita, khususnya berbagai berita di tv, koran, majalah yang merasuk ke alam ketakutan kita. Meditasi dapat membawa kita ke tempat yang damai dalam alam pikiran. Meditasi dapat memenuhi rasa lapar jiwa kita akan kedamaian.

Saat meditasi membutuhkan ketenangan. Kita perlu mengosongkoan pikiran sesaat untuk melepaskan sejenak bagian jiwa untuk mencapai suatu tingkat kedamaian

Apakah meditasi ? meditasi merupakan suatu komunikasi dengan alam semesta. Apakah meditasi sama dengan berdoa? Pada bayak orang mungkin ya namun pada lain orang meditasi hanya sebuah langkah untuk menemukan kedamaian dalam jiwa. Namun meditasi dan doa bukanlah sesuatu yang tidak saling berhubungan. Bagaimana cara bermeditasi dapat beragam tergantung kebiasaan masing-masing individu. Pada artikel ini disajikan contoh meditasi yang mungkin dapat anda ikuti bila anda baru akan mencoba suatu meditasi.

Buatlah jadwal kapan anda akan melakukan meditasi. Mungkin anda dapat memulai dengan 5 menit meditasi pagi hari sebelum anda memulai suatu kerja. Siapkanlah segala sesuatunya sore hari sebelumnya agar saat anda memulai meditasi di pagi hari ,pikiran anda tidak sibuk dengan segala persiapan kerja.

Anda dapat mempersiapkan lilin dengan aroma ( dapat dibeli di toko) , kerang . dan dupa / ’hio’ wangi /aroma.

Siapkan diri anda. Rileks dan tenang. Nyalakan lilin dan dupa/ hio. Tariklah nafas dalam dan biarkan udara segar merasuk dalam jiwa anda. Hembuskan segala pikiran negatif dan kecemasan anda. Lihatlah pada kerang dan bayangkan diri anda rileks dan tenang di pantai , di laut. Anda adalah bagaikan anak kecil, berlari bebas , bahagia, bermain lepas di pantai. Tetaplah mata anda terbuka dan pikiran anda terpusat pada lilin yang menyala dan kerang. Bila mata anda tertutup ada kemungkinan anda akan tertidur kembali. Saat pikiran anda berpindah ke alam meditasi , otak anda akan berpindah dari gelombang alfa ke beta, yang merupakan awal dari proses relaksasi.

Apa yang anda cari dari alam semesta pagi hari ini ?.Anda dapat memulainya dengan mensyukuri segala berkat mengawali hari yang baru dan meresapi segala positif aspek dari alam semesta, CINTA, KEDAMAIAN ,KEBIJAKSANAAN, KETENANGAN, MEMAAFKAN Dupa/ hio wangi memberiakn simbol dari pemurnian saat anda menghirup nafas positif yang merasuki tubuh dan mengeluarkan energi negatif. Kerang membantu anda untuk memandu pikiran saat kecil kepada suatu tempat yang indah dan damai di tepi pantai maupun danau. Sedangkan lilin yang menyala mengingatkan kita yang merupan bagian dari alam dan kepada pencita alam semesta. Anda dapat melakukan meditasi dalam posisi apapun yang membuat anda rileks , namun saya anjurkan tidak dalam posisi berbaring , karena akan membuat anda tertidur . Biarkan anda bernafas teratur, perlahan dan rileks. Menarik nafas energi positif dan hembuskan energi negatif . hembuskan kekuatiran dan ketakuatan anda. Rasakan diri anda bersatu dengan alam semesta. Rasakan diri anda bertambah rileks. Anda akan merasakan bahwa hari yang akan dilalui akan lebih rileks untuk dinikmati.

www.medikaholistik.com/

 

Kedokteran Integratif Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 2:17 pm

Model ilmu pengetahuan secara cepat meningkatkan praktek kedokteran kepada kepastian patofisiologi penyakit dengan hasil pengertian yang lebih mendalam mengenai biologi tubuh manusia dan meningkatkan kesembuhan/ perbaikan dari penyakit (1) . Namun hasil lain yang tidak diharapkan adalah terjadinya erosi hubungan dokter – pasien. Implikasi lain dari sangat majunya ilmu pengetahuan kedokteran adalah keinginan untuk mengerti basis molekuler dari sistem kehidupan. Asumsi ini memungkinkan dan dipercaya oleh banyak praktisi kedokteran dapat memecahkan semua masalah kedokteran / penyakit (1). Namun ternyata ilmu yang sedemikian maju tersebut belum sepenuhnya mampu memecahkan berbagai masalah klinik komplek yang saat ini masih belum dimengerti benar mengenai mekanismenya dan pengobatannya pun kadang tidak efektif (1,2).

Perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran yang sedemikian pesat telah banyak menciptakan spesialis dan subspesialis. Semuanya memang sangat diperlukan , namun hal tersebut juga membuat seorang praktisi kedokteran hanya memperhatikan potongan kecil permasalahan pasien (1).

Seringkali pendekatan melalui proses konsultasi dan pendekatan holistik pada pengobatan komplementer dapat membantu pasien untuk lebih mengontrol penyakit mereka (2 ). Namun sayangnya cara seperti ini tidak sering dilakukan karena praktisi kedokteran dengan pengetahuan , sikap dan terlatih mengenai hal ini hanya beberapa saja (3). Di sisi lain pengobatan komplementer mempunyai variasi yang sangat besar. Mulai dari ‘yang tidak masuk akal” bahkan berbahaya sampai yang memang bermanfaat. Dalam situasi seperti ini , pasien membutuhkan praktisi kedokteran yang mempunyai pengetahuan biomedik untuk membedakan hal tersebut (3). Para praktisi dan peneliti kedokteran seringkali menggunakan istilah kedokteran integratif sebagai gabungan dari pengobatan alternatif dan komplementer (PKA) dengan ilmu kedokteran konvensional. Sebenarnya pengertian kedokteran integratif menekankan pada sistem yang lebih tinggi yang memperhatikan wellness dan healing pada individu secara keseluruhan ( dimensi bio-psiko-sosio-spiritual ) sebagai tujuan utama, melalui pendekatan ilmu kedokteran konvensional maupun alternatif dalam konteks suportif dan hubungan dokter – pasien yang efektif (1,3,4). Kedokteran integratif juga memfokuskan pada pencegahan dengan memperhatikan : pola hidup, diet, olah raga, manajemen stress ,dan pengaturan emosional (3).

Institusi pendidikan kedokteran mempunyai peranan sangat penting dalam mengembangkan konsep kedokteran integratif . Banyak hal yang dapat dilakukan institusi pendidikan dalam hal kedokteran integratif ini (1) , diantaranya :
1. Memfokuskan kembali pasien sebagai individu yang utuh dan hubungan dokter – pasien
2. Melibatkan pasien sebagai bagian aktif dari proses kesembuhannya dengan mengajarkan setiap pasien cara yang terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatannya
3. Tetap terbuka untuk mengerti kelebihan maupun keterbatasan ilmu kedokteran konvensional dan menyadari bahwa ilmu pengetahuan kedokteran tersendiri tidak efektif dalam mengatasi semua kebutuhan komplek pasien kita (1,2)
4. Memberikan pada mahasiswa kedokteran , dasar PKA termasuk prinsip dasar seperti bukti mengenai efektifitasnya maupun kerugiannya. Tanpa adanya pendidikan tambahan mengenai PKA , para praktisi nantinya tidak dapat berfungsi sebagai dokter yang mampu menerima informasi serta tuntunan yang akurat untuk pasiennya (1,2,5) . Survei yang dilakukan pada 302 dokter di Denver menunjukkan bahwa 84 % menginginkan pendidikan lebih lanjut mengenai PKA dengan alasan utama : agar dapat mengetahui keamanan dan keefektifan PKA sehingga mampu mendiskusikannya dengan pasien ( 6)
5. Mahasiswa kedokteran sebaiknya diajarkan pula bagaimana menemukan dan mengevaluasi bukti keefektifan dan keamanan dari pengobatan komplementer. Dengan tujuan akhir mahasiswa kedokteran mendapatkan ketrampilan tambahan mengenai keterbukaan, rasa sensitif kepada masalah kultural maupun kepercayaan, komunikasi dan mampu melakukan critical appraisal terhadap berbagai literatur mengenai PKA (7)
6. Dilakukan penelitian klinik untuk mengetahui efektifitas PKA. Penelitian ini penting karena hasilnya dapat digunakan sebagai dasar evaluasi bagi keamanan , kerasionalan penggunaannya , kepuasan pasien dan analisa biaya saat PKA diintegrasikan pada kedokteran konvensional (1,2 8 )
. 7. Tetap memperhatikan segi spiritual dan kebutuhan emosional pasien dan menyarankan penggunaan terapi PKA yang sesuai jika memang meningkatkan penyembuhan dari kedokteran konvensional
8. Penelitian pada Human Healing sebaiknya selalu menanyakan pada berbagai tingkatan seperti : faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses kesembuhan pada seorang individu, potensi –potensi yang bisa dikembangkan dan faktor-faktor keterbatasannya
9. Kita dapat belajar dari berbagai ‘sisi lain’ lain ilmu kedokteran seperti efek plasebo, hipnoterapi, studi psikososial, dan pendekatan spiritual. Kedokteran komplementer bukanlah akhir dari semua terapi ‘ sisi lain’ tersebut, tapi dapat berfungsi sebagai wadah yang umum untuk suatu perubahan yang kreatif (9)

Harapan di masa depan bahwa tiap penyakit yang diderita selalu ditanyakan apa masalahnya, terapi spesifiknya dan bagaimana cara meningkatkan respon kesembuhan diri , serta adakah bukti ilmiahnya (9).

KEDOKTERAN INTEGRATIF PADA PENANGANAN KANKER SEBAGAI CONTOH MODEL. Pada pengobatan kanker , terapi konvensional yang ada dirasakan pula keterbatasannya (10 ) . Di sisi lain ada pula peningkatan ketertarikan para praktisi untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai aspek-aspek terbaik yang dapat diambil dari terapi komplementer (2,6) .

Pengobatan kanker secara integratif di US menggunakan terapi konvensional seperti kemoterapi, pembedahan, radioterapi dan dilengkapi dengan terapi psikologi, relaksasi, tumpangan tangan ( therapeutic touch ) , terapi nutrisi, spiritual, dan ‘alternative immune therapi’. Berikut ini diungkapkan beberapa prinsip terapi kanker integratif tersebut (10):
1. Terapi kanker difokuskan pada individu secara menyeluruh dan tidak hanya pada penyakit kanker itu sendiri. Sesuai dengan prinsip Hipokrates ‘ Be benefit and do no harm ‘ , merupakan suatu instruksi eksplisit kepada fokus individu yang menyeluruh. Terapi kanker yang secara teknik berhasil dalam mempertahankan kehidupan fisik namun meninggalkan pasien dalam kondisi tubuh yang tidak dapat ditolerir oleh dirinya , tidaklah sesuai dengan prinsip tersebut
2. Ada perbedaan mendasar mengenai kata Curing dan Healing. To Cure berasal dari bahasa latin Curare yang artinya to take care atau charge off , yang menekankan pada suksesnya suatu terapi medis; sedangkan Heal berasal dari bahasa Inggris lama Haelen yang berarti Become whole yang erat berhubungan dengan kata Holy. Jadi kata Healing memberi tempat pada setiap tingkat termasuk fisik, emosional, mental dan juga spiritual. Jadi ada saat dimana pasien dapat “cured “namun tidak ” healed “. Adapula saat dimana kita dapat membantu pasien untuk “ Heal “ meskipun kita tidak dapat “membebaskan” penyakitnya
3. Pada Banyak kasus kanker yang resisten terhadap suatu terapi konvensional , tidak ada paket khusus optimal yang dapat diberikan pada suatu jenis kanker yang sama. Setiap pasien mempunyai pendekatan terapi integratif yang berbeda. Tiap individu adalah spesifik dan adanya Biochemical individuality. Tiap pasien mempunyai latar belakang etiologi , sosio-kultural berbeda. Pendekatan individu secara menyeluruh penting dan tidak hanya memfokuskan terhadap penyakitnya ( It’s more important to know what kind of patient has the disease than what kind the disease the patient has )
4. Memperbesar harapan pasien dalam suatu keadaan ketidakpastian bukanlah merupakan suatu kesalahan. Pada kasus kanker selalu ada kelompok pasien yang mengalami remisi maupun tetap ‘survive’. Kelompok ini dapat dijadikan sebagai pusat perhatian harapan positif pasien kanker.
5. Pada pendekatan terapi integratif , jika suatu terapi komplementer tidak menimbulkan efek yang membahayakan bagi pasien maka terapi komplementer tersebut mungkin berguna dengan cara meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan mengikutsertakan pasien secara aktif dalam proses pengobatan dan dapat memberikan pula efek plasebo positif. Pasien pengguna terapi komplementer seringkali mempunyai harapan kesembuhan yang tinggi dibandingkan dengan pasien pengguna terapi konvensional. Harapan pasien berkorelasi dengan hasil terapi. Terapi akan menjadi seolah lebih efektif bila pasien sebelumnya mempunyai harapan yang besar terhadap terapi tersebut (11).
6. Terapi integratif juga menekankan pada kenyamanan pasien dan terbinanya hubungan baik antar dokter –pasien – keluarga ( to cure occasionally , relieve sometime, comfort always ).

SIMPULAN Kedokteran integratif menekankan pada hubungan dokter-pasien sebagai titik sentral. Kedokteran konvensional dapat memanfaatkan sisi positif PKA untuk membantu kesembuhan pasien dalam suatu program terapi yang terintegratif

 

Mind Therapy Pada Hepatitis Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Gastrointestinal, Infeksi, Populer — shafariyah @ 2:14 pm

Betapa besar pengaruh pikiran mempengaruhi diri anda. Dalam pengobatan timur mind sangat penting dalam penyembuhan penyakit. Ci-kung, Prana, Meditasi semuanya berpusat pada mind.

Saat kulit kaki anda terkena infeksi secara otomatis ,tanpa diperintah sel-sel radang dari tempat yang jauh akan menuju kulit kaki untuk bekerja , melokalisir, membunuh kuman . Saat kulit anda terluka , sel-sel yang berfungsi untuk pembekuan akan datang bekerja di tempat luka, sehingga luka akan mengering . Semua hal di tubuh yang sifatnya otomatis sebenarnya bisa dipengaruhi oleh mind.

Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa pasien yang mempunyai mind positif lebih bertahan terhadap penyakit kanker dibandingkan mind yang depresif. Tak heran pula mind yang negatif bisa menimbulkan keluhan sakit tanpa ditemukan adanya dasar patologi penyakit ( psikosomatik ) . Mind dapat mengatur hal-hal yang tersembunyi dalam diri anda !.

Mind yang bisa memerintahkan hal yang serba otomatis tadi dapat dibuktikan dengan ilmu pendulum . Mind dapat memerintahkan pendulum untuk memutar ke kanan, ke kiri , ke depan sesuai kehendak dan perintah anda. Mudah dilakukan yang perlu hanya sebuah konsentrasi. Infeksi virus bersifat self limiting dengan kata lain akan sembuh sendiri bila daya tahan tubuh anda baik. Peranan mind yang positif sangat penting. Mind dapat meningkatkan daya tahan tubuh anda.

Beberapa hal yang dapat anda lakukan : Singkirkan mind negatif yang selalu berfikir bahwa liver anda bertambah parah. Mind yang negatif ini dapat menumpuk di liver anda dan akan menambah berat penyakit . Optimis !. Jangan menyerah dengan si ‘virus kecil’. Bayangkan virus sebagai binatang kecil yang merayap di lantai yang siap anda injak tanpa bekas sama sekali. Jangan ikuti saran si virus agar makan anda sedikit, ataupun untuk berbaring lebih lama di rumah sakit. Semangatlah ! kalahkan si virus kecil !.

Dalam keadaan rileks, tenang, lemaskan seluruh otot anda, tenangkan pikiran anda. Pejamkan mata anda perlahan. Tariklah nafas 2 hitungan dan hembuskan nafas anda perlahan 5 hitungan. Lakukan berulang sampai anda benar merasa rileks. Saat anda mulai rileks bayangkan liver anda ditutupi oleh warna abu-abu kotor. Kemudian bayangkan saat anda menarik / menghirup udara, energi yang berwarna putih cerah datang ke liver anda dan sedikit demi sedikit menghilangkan warna abu-abu tadi . Bayangkan secara perlahan-lahan warna liver anda menjadi putih terang. Anda dapat juga membayangkan sel-sel darah putih yang datang membunuh virus di liver anda. Setelah selesai tersenyumlah. Bayangkan seluruh tubuh anda berwarna putih cerah tanpa warna abu-abu sama sekali. Anda dapat melakukan saat pagi maupun malam sesuai kehendak anda. Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh.