ShaF’s Medical Blog

MEDIC MADE EASY

Mind Therapy Pada Hepatitis Juni 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Gastrointestinal, Infeksi, Menular, Populer — shafariyah @ 1:56 pm

Betapa besar pengaruh pikiran mempengaruhi diri anda. Dalam pengobatan timur mind sangat penting dalam penyembuhan penyakit. Ci-kung, Prana, Meditasi semuanya berpusat pada mind.

Saat kulit kaki anda terkena infeksi secara otomatis ,tanpa diperintah sel-sel radang dari tempat yang jauh akan menuju kulit kaki untuk bekerja , melokalisir, membunuh kuman . Saat kulit anda terluka , sel-sel yang berfungsi untuk pembekuan akan datang bekerja di tempat luka, sehingga luka akan mengering . Semua hal di tubuh yang sifatnya otomatis sebenarnya bisa dipengaruhi oleh mind.

Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa pasien yang mempunyai mind positif lebih bertahan terhadap penyakit kanker dibandingkan mind yang depresif. Tak heran pula mind yang negatif bisa menimbulkan keluhan sakit tanpa ditemukan adanya dasar patologi penyakit ( psikosomatik ) . Mind dapat mengatur hal-hal yang tersembunyi dalam diri anda !.

Mind yang bisa memerintahkan hal yang serba otomatis tadi dapat dibuktikan dengan ilmu pendulum . Mind dapat memerintahkan pendulum untuk memutar ke kanan, ke kiri , ke depan sesuai kehendak dan perintah anda. Mudah dilakukan yang perlu hanya sebuah konsentrasi. Infeksi virus bersifat self limiting dengan kata lain akan sembuh sendiri bila daya tahan tubuh anda baik. Peranan mind yang positif sangat penting. Mind dapat meningkatkan daya tahan tubuh anda. Beberapa hal yang dapat anda lakukan : Singkirkan mind negatif yang selalu berfikir bahwa liver anda bertambah parah. Mind yang negatif ini dapat menumpuk di liver anda dan akan menambah berat penyakit . Optimis !. Jangan menyerah dengan si ‘virus kecil’. Bayangkan virus sebagai binatang kecil yang merayap di lantai yang siap anda injak tanpa bekas sama sekali. Jangan ikuti saran si virus agar makan anda sedikit, ataupun untuk berbaring lebih lama di rumah sakit. Semangatlah ! kalahkan si virus kecil !. Dalam keadaan rileks, tenang, lemaskan seluruh otot anda, tenangkan pikiran anda. Pejamkan mata anda perlahan. Tariklah nafas 2 hitungan dan hembuskan nafas anda perlahan 5 hitungan. Lakukan berulang sampai anda benar merasa rileks. Saat anda mulai rileks bayangkan liver anda ditutupi oleh warna abu-abu kotor. Kemudian bayangkan saat anda menarik / menghirup udara, energi yang berwarna putih cerah datang ke liver anda dan sedikit demi sedikit menghilangkan warna abu-abu tadi . Bayangkan secara perlahan-lahan warna liver anda menjadi putih terang. Anda dapat juga membayangkan sel-sel darah putih yang datang membunuh virus di liver anda. Setelah selesai tersenyumlah. Bayangkan seluruh tubuh anda berwarna putih cerah tanpa warna abu-abu sama sekali. Anda dapat melakukan saat pagi maupun malam sesuai kehendak anda. Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh.

 

Radikal Bebas dan Anti Oksidan Juni 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 1:06 pm

RADIKAL BEBAS & ANTIOKSIDAN

Dr. Albert GO Sumampouw

Akhir-akhir ini di dalam majalah, surat kabar bahkan menonton iklan di televisi, maupun seminar-seminar ilmiah banyak dibahas mengenai radikal bebas dan antioksidan. Apa sebenarnya radikal bebas dan antioksidan itu, bagaimana bekerjanya sehingga bisa merusak sel-sel tubuh dan apakah ada manfaatnya terhadap kesehatan kita? merupakan fenomena yang relatif baru. Hingga permulaan abad ke 20, tidak seorangpun mengetahui bahwa radikal bebas dapat berwujud dan bekerja secara bebas. Pemahaman ilmiah kita tentang hubungan radikal bebas dengan antioksidan baru muncul pada tiga hingga empat dekade terakhir ini.

Pengetahuan baru ini, kini banyak diterapkan oleh para dokter di ruang praktek dan klinik-klinik di seluruh negeri tetapi sebagian besar hasil penelitian yang ada dalam pustaka ilmiah itu sesungguhnya masih belum diterapkan secara baik bagi pasien.

Jadi agar dapat mendiskusikan berbagai masalah penting tentang masalah penyakit dan kesehatan dikaitkan dengan radikal bebas dan antioksidan ini maka ada perlunya kita mengetahui perkembangan paling mutakhir dalam bidang kesehatan. Hanya dengan informasi itu, kita dapat berharap mengerti semua informasi tentang apa saja yang dapat dilakukan radikal bebas terhadap kita dan apa saja yang dapat dilakukan antioksidan untuk kita.

Para pakar kimia di abad ke 19 semula menggunakan istilah radikal bebas untuk suatu kelompok atom yang membentuk suatu molekul. Pada saat itu, para ilmuwan tidak percaya bahwa radikal bebas dapat berada dalam keadaan bebas.

Terjadi perubahan drastis pada abad ke 20 dari hasil kerja seorang rusia bernama Moses Gomberg yang lahir di Blisavetgrad pada tahun 1866 dan hijrah bersama keluarga ke Amerika serikat pada usia 18 tahun yang mendapat gelar Doktor di universitas Micihigan pada 1894., dia membuat radikal bebas organik pertama dari trifenilmetan suatu senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar berbagai zat pewarna. Sebagai hasil dari penelitian Gomberg dan ilmuwan lain pada tahun-tahun pertama abad ke 20 istilah radikal bebas kemudian diartikan sebagai molekul yang relatif tidak stabil yang mempunyai satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan di orbit luarnya. Oleh karena elektron yang tidak berpasangan itu mengitari orbit mereka. Di dalam molekul mereka membentuk semacam efek magnet yang menyebabkan radikal bebas berikatan dengan molekul-molekul di dekatnya.

Banyak radikal bebas sangat tidak stabil sehingga keberadaan mereka hanya sesaat , selama hidup mereka yang sangat singkat itu radikal bebas bertindak seperti katalis yang menjembatani reaksi kimia dan berubah bentuknya dalam molekul lain.

Sebenarnya radikal bebas ini penting artinya bagi kesehatan dan fungsi tubuh yang normal dalam memerangi peradangan, membunuh bakteri, dan mengendalikan tonus otot polos pembuluh darah dan organ-organ dalam tubuh kita. Kunci kerjanya radikal bebas yang aman dan efektif dalam tubuh kita bila tidak dalam jumlah yang berlebihan atau dalam keadaan seimbang, akan tetapi masalahnya adalah mekanisme keseimbangan tubuh kita yang sangat rapuh ini sering sekali keluar jalur sehingga menimbulkan penyakit.

Saat tubuh kita dipenuhi radikal bebas yang berlebihan maka molekul yang tidak stabil yang berada didalam tubuh kita berubah bentuk menjadi molekul pemangsa. Mereka mulai bergerak liar dan menyerang bagian tubuh yang sehat maupun yang tidak sehat sehingga terjadi penyakit.

Berbagai penyakit yang telah diteliti dan diduga kuat berkaitan dengan aktivitas radikal bebas. Penyakit-penyakit tersebut mencakup lebih dari 50 kelainan seperti Stroke, Asma, Pankreatitis, Berbagai penyakit radang usus, Penyumbatan kronis pembuluh darah di jantung, Penyakit parkinson, Sel Sickle Leukemia, Artritis rematoid, Perdarahan otak & tekanan darah tinggi, bahkan AIDS.

Untuk memperbaiki keadaan ini tubuh kita membentuk pembasmi radikal bebas yang dikenal sebagai antioksidan endogen. Antioksidan endogen ini akan menetralisir radikal bebas yang berlebihan itu sehingga tidak merusak tubuh. Antioksidan endogen ini dikemukakan oleh ilmuwan Amerika pada tahun1968 oleh J.M. Mc Cord dan I. Fridovich yang menemukan enzim antioksidan alami dalam tubuh manusia yaitu Superoksid dismutase yang saat ini disingkat SOD.. Hanya dalam waktu singkat setelah teori tersebut disampaikan, selanjutnya ditemukan enzim-enzim antioksidan alami lainnya seperti Glutation peroksidase , Katalase yang siap menetralisir radikal bebas yang berlebihan agar tetap seimbang. Saat ini enzim-enzim antioksidan alami ini sudah dapat diperiksa kadarnya dalam tubuh di laboratorium.

Sedangkan antioksidan yang kita makan dari luar melalui makanan atau melalui food suplemen untuk membantu tubuh melawan kelebihan radikal bebas, kita sebut antioksidan eksogen.

Menurut Phyllis A Balch, Cnc & James F. Balch, MD dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing maka yang dapat dimasukkan dalam antioksidan eksogen ini adalah : Alpha lipoic acid ( ALA ), Bilberry ( Vaccinium myrtillus ), Burdock ( Artium lappa ), Carotenoids, Coenzyme Q 10, Curcumin ( Tumeric ), Flavonoids, Garlic, Ginkgo biloba, Glutathione, Grape seed extract, Green tea, Melantonin, Mettthionine, N-Acetylcysteine( NAC ), Nicotinamide Adenine dinucleotide ( NADH ), Oligomeric Proanthocyanidins ( OPCs ), Pycnogenol, Selenium, Silymarin, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, Seng.

Sayangnya sistem perlindungan dari dalam maupun dari luar tubuh sering tidak memadai karena terlalu banyaknya radikal bebas yang terbentuk seperti polusi udara, asap rokok, sinar ultra violet yang diproduksi sinar matahari, pestisida dan pencemaran lain di dalam makanan kita , bahkan karena olah raga yang berlebihan.

Tampaknya kemanapun kita bergerak berbagai senyawa dan keadaan tertentu senantiasa membayangi kita dengan berbagai radikal bebas akibat ulah kita sendiri.

Ada 4 langkah yang dapat dilakukan menurut Dr. Kenneth H. Cooper yang menjadi pencetus Preventive medicine untuk melawan radikal bebas yang berbahaya dalam tubuh kita yaitu :

1. Berolah raga dengan intensitas rendah
2. Mengkombinasi beberapa antioksidan setiap hari
3. Mengatur diet dan memasak secara benar agar antioksidan dalam makanan tidak rusak
4. Bergaya hidup bebas dari radikal bebas

Berikut merupakan ulasan dan saran-saran bagaimana cara memahami 4 langkah tersebut diatas.

Langkah 1: Lakukan Olah Raga Dengan Intensitas Rendah

Pada keadaan normal radikal bebas terbentuk secara amat perlahan kemudian dinetralisir oleh antioksidan yang ada dalam tubuh. Namun jika laju pembentukan radikal bebas sangat meningkat karena terpicu oleh latihan yang terlalu keras atau berolahraga secara berlebihan sehingga jumlah radikal bebas akan terbentuk melebihi kemampuan sistem pertahanan tubuh, maka molekul pemberontak tambahan yang tidak dapat dicegah ini lalu menyerang membran sel , sehingga terjadi kerusakan pada sel-sel tubuh kita yang mengakibatkan timbulnya penyakit . Sebaliknya dengan meningkatkan ketahanan tubuh kita secara bertahap melalui program latihan olah raga dengan intensitas rendah yang disarankan seperti jalan cepat, jogging, berenang, dan bersepeda statis ini, dapat meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti enzim superoksid dismutase, glutation peroksidase dan katalase untuk mencegah kerja setiap radikal bebas yang merusak.

Ada beberapa pedoman dasar yang dapat kita pergunakan untuk merencanakan program latihan olahraga dengan intensitas rendah ini yaitu berolah raga dengan frekwensi 3 – 5 kali dalam satu minggu dan lamanya kita berolah raga 45 – 60 menit sampai tercapai target denyut nadi yang dapat dihitung dengan rumus yang terdapat dibawah ini :

Angka batas denyut nadi maksimal = 220 – Usia x 0,70
Contoh : Pria berusia 40 tahun, perkiraan laju denjut jantung maksimum adalah 126 detak jantung permenit didapat dari 220 – 40 x 0,70 .
Bila kita dalam berolah raga belum dapat mencapai nadi yang telah ditentukan itu maka olah raga kita belum benar.
Dengan menerapkan pedoman ini maka kita dapat memantau intensitas olah raga kita sehingga tidak melakukan olah raga yang berlebihan.

Langkah 2 : Gunakan Kombinasi Beberapa Antioksidan Setiap Hari

Seperti kita ketahui campuran antioksidan ada beraneka ragam bergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat kegiatan , serta bobot badan kita.

Banyak pandangan sangat meyakini bahwa kebutuhan semua vitamin dan mineral dapat kita peroleh dari makanan yang kita makan melalui menu harian kita, ternyata tidak semudah itu.

Untuk memperoleh vitamin E dengan dosis 100 IU dimana jumlah dosis itu lebih kecil dari dosis optimum harian rata-rata yang disarankan oleh para ahli nutrisi, kita harus makan dua mangkuk kemiri, atau semangkuk biji bunga matahari dan bila kita memakannya maka pemasukan lemak dan kalori akan luar biasa banyaknya.

Untuk memperoleh 1000 mg vitamin C diperlukan mengkonsumsi 15 buah jeruk, atau 25 buah cabe hijau, atau untuk memperoleh 25.000 – 50.000 IU beta karoten diperlukan makan paling sedikit dua sampai tiga batang wortel atau tiga mangkuk butternut squash. Bila kita melihat contoh diatas maka jalan terbaik untuk dapat mencukupi vitamin atau mineral adalah menyusun dan mengkonsumsi beberapa suplemen yang disesuaikan dengan kebutuhan kita sendiri.

Pengunaan suplemen makanan ini tentunya tergantung dari pada usia, jenis kelamin, tingkat kegiatan, bobot badan serta penyakit yang sedang diderita oleh kita.

Untuk mengetahui jenis apa saja yang dapat dikonsumsi tentunya harus konsultasi dengan dokter atau ahli nutrisi anda.

Langkah 3 : Cara Memasak dan Cara Diet Agar Antioksidan Dalam Makanan Tidak Rusak. Sekalipun kita mengetahui suatu makanan mengandung banyak antioksidan, ini tidak berarti bahwa jika kita memakannya akan memperoleh seluruh keuntungan yang terdapat di dalam makanan tersebut. Nilai gizi makanan dapat hilang banyak selama pegemasan, penyimpanan, pemasakan, atau penyiapan lain .

Sebagai paduan didalam menyiapkan makanan ingatlah hal-hal berikut ini :

. Perubahan nilai PH nya , keasaman, atau kebasaannya makanan dapat terjadi selama proses pembuataannya.
penambahan zat tambahan misalnya vetsin, dll.
. Metode masak terbaik untuk mempertahankan kandungan antioksidan adalah : Microwave, Uap, Tumis.
. Hindari bahan-bahan yang sudah layu dalam mengolah makanan.
. Hindari pemotongan, perajangan, pengirisan, pembilasan, atau perendaman yang berlebihan.
. Cobalah mengkonsumsi air yang kita gunakan dalam merebus bahan makanan mungkin antioksidan ada didalamnya.
. Jangan menyimpan di kulkas makanan yang telah dimasak lebih dari satu hari tanpa mengunakan wadah yang kedap udara.
. Jangan menghangatkan kembali makanan nabati yang telah dimasak satu kali.
. Hindari mempertahankan kehangatan makanan selama lebih dari 30 menit sebelum dihidangkan.
. Jangan menyimpan bahan makanan segar dalam lemari es lebih dari 1 minggu

Langkah 3: Gaya Hidup Bebas Dari Radikal Bebas.

Tidak ada jalan untuk mundur atau melarikan diri ke suatu lingkungan yang betul-betul bebas dari gangguan radikal bebas. Dengan hidup di tengah masyarakat modern kita akan terpapar oleh berbagai pemicu dari lingkungan yang memacu pembentukan molekul radikal bebas yang bisa merusak dalam tubuh kita. Kendati demikian kita dapat meminimalisasi ancaman radikal bebas terhadap kesehatan kita dan membuat hidup kita lebih panjang serta menjadi lebih produktif secara maksimal. Seperti kita ketahui, olah raga yang tidak berlebihan, mengkonsumsi suplemen antioksidan, dan tata menu makanan yang benar dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap radikal bebas secara bemakna. Akan tetapi untuk memperoleh pertahanan yang betul-betul sempurna perlu juga dilakukan tindakan pencegahan yang memungkinkan hadirnya radikal bebas dalam diri kita. Ini berarti bahwa kita harus belajar mengenali dan mengurangi atau bahkan menghilangkan faktor-faktor yang dapat terus-menerus memacu pembentukan radikal bebas dalam tubuh kita.

Tahap terakhir ini merupakan tahap yang tersulit karena beberapa hal yaitu :

. Berhadapan dengan kebiasaan-kebiasaan pribadi yang sudah berakar kuat misalnya merokok.
. mengatasi berbagai hambatan yang tampaknya sulit teratasi misalnya pencemaran udara di tempat kita hidup atau bekerja.
Kenyataan tersebut diatas jangan menyurutkan semangat kita untuk dapat menghindari dari semua radikal bebas yang berlebihan yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Memang suatu pekerjaan yang sulit untuk menghilangkan sama sekali radikal bebas yang sangat banyak ini, tetapi paling tidak dengan mengetahui radikal bebas tersebut, dapat kita meminimalkan terpaparnya sehingga rencana dapat kita buat untuk pertahanan seumur hidup terhadap ancaman molekul-molekul pemberontak itu
Sekarang kita telah memiliki 4 pelindung utama untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas yaitu olah raga dengan intensitas rendah, suplemen antioksidan, tatanan menu dengan jumlah antioksidan maksimal, kemudian perlindungan paling akhir bagi kita adalah gaya hidup yang kita pilih sehari-hari untuk menghindari paparan berlebihan berbagai radikal bebas yang mengancam tubuh kita . Langkah tersebut diatas kita sebut revolusi antioksidan jika dipertimbangkan dari berbagai aspek sesungguhnya merupakan suatu cara pendekatan yang menyeluruh dan betul-betul merupakan perubahan baru untuk memperoleh kesehatan dan umur panjang.

Kepustakaan :

- Sehat Tanpa Obat, By Dr Kenneth H. Cooper
- Prescription for Nutritional Healing By Phyllis A. Balch, Cnc. James F. Balch, MD.

 

Nutrisi Untuk Mengurangi Nyeri Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 2:25 pm

Ilmu tentang nutrisi berkembang pesat sejak 100 tahun terakhir. Terutama sejak ditemukannya penyakit sariawan dan pellagra sebagai penyakit karena kekurangan vitamin C dan B. Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang erat antara nutrisi dengan progresifitas dan kesembuhan suatu penyakit. Nutrisi juga berhubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh , pencegahan penyakit kanker, jantung , arthritis dan osteoporosis. Nutrisi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sangat membantu dalam mengurangi rasa nyeri.

Berikut ini dibahas mengenai diet untuk mengurangi rasa nyeri :

1. Kurangi konsumsi lemak hewani
Dengan mengurangi intake lemak hewani maka anda mengurangi bahan baku untuk pembentukan reaksi peradangan. Lemak hewani banyak terdapat pada : lemak daging, kulit ayam, mentega, termasuk berbagai produk makanan yang menggunakan lemak hewani.

2. Banyak mengkonsumsi ikan laut dan minyak ikan

3. Makanlah buah nenas dan pepaya.
Buah nenas banyak mengandung bromelaine dan buah pepaya mengandung papain yang merupakan enzim yang memberikan efek anti peradangan.

4. Hindari minum kopi.
Sudah diketahui bahwa kopi mengandung substansi yang dapat mem blok reseptor dari endorphins yang mengakibatkan nyeri bertambah hebat.

 

Meditasi Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 2:19 pm

Meditasi dapat membuat perubahan dalam hidup anda. Saat hidup kita penuh dengan tekanan , kita dapat beralih ke meditasi sejenak untuk kembali menjernihkan pikiran dan masuk ke dalam pikiran yang damai.

Kenapa kita membutuhkan meditasi ?Dunia ini penuh dengan kecemasan, kekuatiran dan frustasi. Berbagai energi negatif berada disekitar kita, khususnya berbagai berita di tv, koran, majalah yang merasuk ke alam ketakutan kita. Meditasi dapat membawa kita ke tempat yang damai dalam alam pikiran. Meditasi dapat memenuhi rasa lapar jiwa kita akan kedamaian.

Saat meditasi membutuhkan ketenangan. Kita perlu mengosongkoan pikiran sesaat untuk melepaskan sejenak bagian jiwa untuk mencapai suatu tingkat kedamaian

Apakah meditasi ? meditasi merupakan suatu komunikasi dengan alam semesta. Apakah meditasi sama dengan berdoa? Pada bayak orang mungkin ya namun pada lain orang meditasi hanya sebuah langkah untuk menemukan kedamaian dalam jiwa. Namun meditasi dan doa bukanlah sesuatu yang tidak saling berhubungan. Bagaimana cara bermeditasi dapat beragam tergantung kebiasaan masing-masing individu. Pada artikel ini disajikan contoh meditasi yang mungkin dapat anda ikuti bila anda baru akan mencoba suatu meditasi.

Buatlah jadwal kapan anda akan melakukan meditasi. Mungkin anda dapat memulai dengan 5 menit meditasi pagi hari sebelum anda memulai suatu kerja. Siapkanlah segala sesuatunya sore hari sebelumnya agar saat anda memulai meditasi di pagi hari ,pikiran anda tidak sibuk dengan segala persiapan kerja.

Anda dapat mempersiapkan lilin dengan aroma ( dapat dibeli di toko) , kerang . dan dupa / ’hio’ wangi /aroma.

Siapkan diri anda. Rileks dan tenang. Nyalakan lilin dan dupa/ hio. Tariklah nafas dalam dan biarkan udara segar merasuk dalam jiwa anda. Hembuskan segala pikiran negatif dan kecemasan anda. Lihatlah pada kerang dan bayangkan diri anda rileks dan tenang di pantai , di laut. Anda adalah bagaikan anak kecil, berlari bebas , bahagia, bermain lepas di pantai. Tetaplah mata anda terbuka dan pikiran anda terpusat pada lilin yang menyala dan kerang. Bila mata anda tertutup ada kemungkinan anda akan tertidur kembali. Saat pikiran anda berpindah ke alam meditasi , otak anda akan berpindah dari gelombang alfa ke beta, yang merupakan awal dari proses relaksasi.

Apa yang anda cari dari alam semesta pagi hari ini ?.Anda dapat memulainya dengan mensyukuri segala berkat mengawali hari yang baru dan meresapi segala positif aspek dari alam semesta, CINTA, KEDAMAIAN ,KEBIJAKSANAAN, KETENANGAN, MEMAAFKAN Dupa/ hio wangi memberiakn simbol dari pemurnian saat anda menghirup nafas positif yang merasuki tubuh dan mengeluarkan energi negatif. Kerang membantu anda untuk memandu pikiran saat kecil kepada suatu tempat yang indah dan damai di tepi pantai maupun danau. Sedangkan lilin yang menyala mengingatkan kita yang merupan bagian dari alam dan kepada pencita alam semesta. Anda dapat melakukan meditasi dalam posisi apapun yang membuat anda rileks , namun saya anjurkan tidak dalam posisi berbaring , karena akan membuat anda tertidur . Biarkan anda bernafas teratur, perlahan dan rileks. Menarik nafas energi positif dan hembuskan energi negatif . hembuskan kekuatiran dan ketakuatan anda. Rasakan diri anda bersatu dengan alam semesta. Rasakan diri anda bertambah rileks. Anda akan merasakan bahwa hari yang akan dilalui akan lebih rileks untuk dinikmati.

www.medikaholistik.com/

 

Kedokteran Integratif Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Populer — shafariyah @ 2:17 pm

Model ilmu pengetahuan secara cepat meningkatkan praktek kedokteran kepada kepastian patofisiologi penyakit dengan hasil pengertian yang lebih mendalam mengenai biologi tubuh manusia dan meningkatkan kesembuhan/ perbaikan dari penyakit (1) . Namun hasil lain yang tidak diharapkan adalah terjadinya erosi hubungan dokter – pasien. Implikasi lain dari sangat majunya ilmu pengetahuan kedokteran adalah keinginan untuk mengerti basis molekuler dari sistem kehidupan. Asumsi ini memungkinkan dan dipercaya oleh banyak praktisi kedokteran dapat memecahkan semua masalah kedokteran / penyakit (1). Namun ternyata ilmu yang sedemikian maju tersebut belum sepenuhnya mampu memecahkan berbagai masalah klinik komplek yang saat ini masih belum dimengerti benar mengenai mekanismenya dan pengobatannya pun kadang tidak efektif (1,2).

Perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran yang sedemikian pesat telah banyak menciptakan spesialis dan subspesialis. Semuanya memang sangat diperlukan , namun hal tersebut juga membuat seorang praktisi kedokteran hanya memperhatikan potongan kecil permasalahan pasien (1).

Seringkali pendekatan melalui proses konsultasi dan pendekatan holistik pada pengobatan komplementer dapat membantu pasien untuk lebih mengontrol penyakit mereka (2 ). Namun sayangnya cara seperti ini tidak sering dilakukan karena praktisi kedokteran dengan pengetahuan , sikap dan terlatih mengenai hal ini hanya beberapa saja (3). Di sisi lain pengobatan komplementer mempunyai variasi yang sangat besar. Mulai dari ‘yang tidak masuk akal” bahkan berbahaya sampai yang memang bermanfaat. Dalam situasi seperti ini , pasien membutuhkan praktisi kedokteran yang mempunyai pengetahuan biomedik untuk membedakan hal tersebut (3). Para praktisi dan peneliti kedokteran seringkali menggunakan istilah kedokteran integratif sebagai gabungan dari pengobatan alternatif dan komplementer (PKA) dengan ilmu kedokteran konvensional. Sebenarnya pengertian kedokteran integratif menekankan pada sistem yang lebih tinggi yang memperhatikan wellness dan healing pada individu secara keseluruhan ( dimensi bio-psiko-sosio-spiritual ) sebagai tujuan utama, melalui pendekatan ilmu kedokteran konvensional maupun alternatif dalam konteks suportif dan hubungan dokter – pasien yang efektif (1,3,4). Kedokteran integratif juga memfokuskan pada pencegahan dengan memperhatikan : pola hidup, diet, olah raga, manajemen stress ,dan pengaturan emosional (3).

Institusi pendidikan kedokteran mempunyai peranan sangat penting dalam mengembangkan konsep kedokteran integratif . Banyak hal yang dapat dilakukan institusi pendidikan dalam hal kedokteran integratif ini (1) , diantaranya :
1. Memfokuskan kembali pasien sebagai individu yang utuh dan hubungan dokter – pasien
2. Melibatkan pasien sebagai bagian aktif dari proses kesembuhannya dengan mengajarkan setiap pasien cara yang terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatannya
3. Tetap terbuka untuk mengerti kelebihan maupun keterbatasan ilmu kedokteran konvensional dan menyadari bahwa ilmu pengetahuan kedokteran tersendiri tidak efektif dalam mengatasi semua kebutuhan komplek pasien kita (1,2)
4. Memberikan pada mahasiswa kedokteran , dasar PKA termasuk prinsip dasar seperti bukti mengenai efektifitasnya maupun kerugiannya. Tanpa adanya pendidikan tambahan mengenai PKA , para praktisi nantinya tidak dapat berfungsi sebagai dokter yang mampu menerima informasi serta tuntunan yang akurat untuk pasiennya (1,2,5) . Survei yang dilakukan pada 302 dokter di Denver menunjukkan bahwa 84 % menginginkan pendidikan lebih lanjut mengenai PKA dengan alasan utama : agar dapat mengetahui keamanan dan keefektifan PKA sehingga mampu mendiskusikannya dengan pasien ( 6)
5. Mahasiswa kedokteran sebaiknya diajarkan pula bagaimana menemukan dan mengevaluasi bukti keefektifan dan keamanan dari pengobatan komplementer. Dengan tujuan akhir mahasiswa kedokteran mendapatkan ketrampilan tambahan mengenai keterbukaan, rasa sensitif kepada masalah kultural maupun kepercayaan, komunikasi dan mampu melakukan critical appraisal terhadap berbagai literatur mengenai PKA (7)
6. Dilakukan penelitian klinik untuk mengetahui efektifitas PKA. Penelitian ini penting karena hasilnya dapat digunakan sebagai dasar evaluasi bagi keamanan , kerasionalan penggunaannya , kepuasan pasien dan analisa biaya saat PKA diintegrasikan pada kedokteran konvensional (1,2 8 )
. 7. Tetap memperhatikan segi spiritual dan kebutuhan emosional pasien dan menyarankan penggunaan terapi PKA yang sesuai jika memang meningkatkan penyembuhan dari kedokteran konvensional
8. Penelitian pada Human Healing sebaiknya selalu menanyakan pada berbagai tingkatan seperti : faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses kesembuhan pada seorang individu, potensi –potensi yang bisa dikembangkan dan faktor-faktor keterbatasannya
9. Kita dapat belajar dari berbagai ‘sisi lain’ lain ilmu kedokteran seperti efek plasebo, hipnoterapi, studi psikososial, dan pendekatan spiritual. Kedokteran komplementer bukanlah akhir dari semua terapi ‘ sisi lain’ tersebut, tapi dapat berfungsi sebagai wadah yang umum untuk suatu perubahan yang kreatif (9)

Harapan di masa depan bahwa tiap penyakit yang diderita selalu ditanyakan apa masalahnya, terapi spesifiknya dan bagaimana cara meningkatkan respon kesembuhan diri , serta adakah bukti ilmiahnya (9).

KEDOKTERAN INTEGRATIF PADA PENANGANAN KANKER SEBAGAI CONTOH MODEL. Pada pengobatan kanker , terapi konvensional yang ada dirasakan pula keterbatasannya (10 ) . Di sisi lain ada pula peningkatan ketertarikan para praktisi untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai aspek-aspek terbaik yang dapat diambil dari terapi komplementer (2,6) .

Pengobatan kanker secara integratif di US menggunakan terapi konvensional seperti kemoterapi, pembedahan, radioterapi dan dilengkapi dengan terapi psikologi, relaksasi, tumpangan tangan ( therapeutic touch ) , terapi nutrisi, spiritual, dan ‘alternative immune therapi’. Berikut ini diungkapkan beberapa prinsip terapi kanker integratif tersebut (10):
1. Terapi kanker difokuskan pada individu secara menyeluruh dan tidak hanya pada penyakit kanker itu sendiri. Sesuai dengan prinsip Hipokrates ‘ Be benefit and do no harm ‘ , merupakan suatu instruksi eksplisit kepada fokus individu yang menyeluruh. Terapi kanker yang secara teknik berhasil dalam mempertahankan kehidupan fisik namun meninggalkan pasien dalam kondisi tubuh yang tidak dapat ditolerir oleh dirinya , tidaklah sesuai dengan prinsip tersebut
2. Ada perbedaan mendasar mengenai kata Curing dan Healing. To Cure berasal dari bahasa latin Curare yang artinya to take care atau charge off , yang menekankan pada suksesnya suatu terapi medis; sedangkan Heal berasal dari bahasa Inggris lama Haelen yang berarti Become whole yang erat berhubungan dengan kata Holy. Jadi kata Healing memberi tempat pada setiap tingkat termasuk fisik, emosional, mental dan juga spiritual. Jadi ada saat dimana pasien dapat “cured “namun tidak ” healed “. Adapula saat dimana kita dapat membantu pasien untuk “ Heal “ meskipun kita tidak dapat “membebaskan” penyakitnya
3. Pada Banyak kasus kanker yang resisten terhadap suatu terapi konvensional , tidak ada paket khusus optimal yang dapat diberikan pada suatu jenis kanker yang sama. Setiap pasien mempunyai pendekatan terapi integratif yang berbeda. Tiap individu adalah spesifik dan adanya Biochemical individuality. Tiap pasien mempunyai latar belakang etiologi , sosio-kultural berbeda. Pendekatan individu secara menyeluruh penting dan tidak hanya memfokuskan terhadap penyakitnya ( It’s more important to know what kind of patient has the disease than what kind the disease the patient has )
4. Memperbesar harapan pasien dalam suatu keadaan ketidakpastian bukanlah merupakan suatu kesalahan. Pada kasus kanker selalu ada kelompok pasien yang mengalami remisi maupun tetap ‘survive’. Kelompok ini dapat dijadikan sebagai pusat perhatian harapan positif pasien kanker.
5. Pada pendekatan terapi integratif , jika suatu terapi komplementer tidak menimbulkan efek yang membahayakan bagi pasien maka terapi komplementer tersebut mungkin berguna dengan cara meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan mengikutsertakan pasien secara aktif dalam proses pengobatan dan dapat memberikan pula efek plasebo positif. Pasien pengguna terapi komplementer seringkali mempunyai harapan kesembuhan yang tinggi dibandingkan dengan pasien pengguna terapi konvensional. Harapan pasien berkorelasi dengan hasil terapi. Terapi akan menjadi seolah lebih efektif bila pasien sebelumnya mempunyai harapan yang besar terhadap terapi tersebut (11).
6. Terapi integratif juga menekankan pada kenyamanan pasien dan terbinanya hubungan baik antar dokter –pasien – keluarga ( to cure occasionally , relieve sometime, comfort always ).

SIMPULAN Kedokteran integratif menekankan pada hubungan dokter-pasien sebagai titik sentral. Kedokteran konvensional dapat memanfaatkan sisi positif PKA untuk membantu kesembuhan pasien dalam suatu program terapi yang terintegratif

 

Mind Therapy Pada Hepatitis Juni 21, 2008

Diarsipkan di bawah: Gastrointestinal, Infeksi, Populer — shafariyah @ 2:14 pm

Betapa besar pengaruh pikiran mempengaruhi diri anda. Dalam pengobatan timur mind sangat penting dalam penyembuhan penyakit. Ci-kung, Prana, Meditasi semuanya berpusat pada mind.

Saat kulit kaki anda terkena infeksi secara otomatis ,tanpa diperintah sel-sel radang dari tempat yang jauh akan menuju kulit kaki untuk bekerja , melokalisir, membunuh kuman . Saat kulit anda terluka , sel-sel yang berfungsi untuk pembekuan akan datang bekerja di tempat luka, sehingga luka akan mengering . Semua hal di tubuh yang sifatnya otomatis sebenarnya bisa dipengaruhi oleh mind.

Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa pasien yang mempunyai mind positif lebih bertahan terhadap penyakit kanker dibandingkan mind yang depresif. Tak heran pula mind yang negatif bisa menimbulkan keluhan sakit tanpa ditemukan adanya dasar patologi penyakit ( psikosomatik ) . Mind dapat mengatur hal-hal yang tersembunyi dalam diri anda !.

Mind yang bisa memerintahkan hal yang serba otomatis tadi dapat dibuktikan dengan ilmu pendulum . Mind dapat memerintahkan pendulum untuk memutar ke kanan, ke kiri , ke depan sesuai kehendak dan perintah anda. Mudah dilakukan yang perlu hanya sebuah konsentrasi. Infeksi virus bersifat self limiting dengan kata lain akan sembuh sendiri bila daya tahan tubuh anda baik. Peranan mind yang positif sangat penting. Mind dapat meningkatkan daya tahan tubuh anda.

Beberapa hal yang dapat anda lakukan : Singkirkan mind negatif yang selalu berfikir bahwa liver anda bertambah parah. Mind yang negatif ini dapat menumpuk di liver anda dan akan menambah berat penyakit . Optimis !. Jangan menyerah dengan si ‘virus kecil’. Bayangkan virus sebagai binatang kecil yang merayap di lantai yang siap anda injak tanpa bekas sama sekali. Jangan ikuti saran si virus agar makan anda sedikit, ataupun untuk berbaring lebih lama di rumah sakit. Semangatlah ! kalahkan si virus kecil !.

Dalam keadaan rileks, tenang, lemaskan seluruh otot anda, tenangkan pikiran anda. Pejamkan mata anda perlahan. Tariklah nafas 2 hitungan dan hembuskan nafas anda perlahan 5 hitungan. Lakukan berulang sampai anda benar merasa rileks. Saat anda mulai rileks bayangkan liver anda ditutupi oleh warna abu-abu kotor. Kemudian bayangkan saat anda menarik / menghirup udara, energi yang berwarna putih cerah datang ke liver anda dan sedikit demi sedikit menghilangkan warna abu-abu tadi . Bayangkan secara perlahan-lahan warna liver anda menjadi putih terang. Anda dapat juga membayangkan sel-sel darah putih yang datang membunuh virus di liver anda. Setelah selesai tersenyumlah. Bayangkan seluruh tubuh anda berwarna putih cerah tanpa warna abu-abu sama sekali. Anda dapat melakukan saat pagi maupun malam sesuai kehendak anda. Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh.